Ketentuan serta Tata Metode Aqiqah Cocok Sunnah Rasulullah SAW
Aqiqah merupakan prosesi pemotongan hewan sembelihan yang dicoba pada hari ketujuh sehabis balita dilahirkan. Prosesi ini jadi ciri syukur seseorang Muslim kepada Allah SWT. Hukum melakukan aqiqah merupakan sunah muakkad, maksudnya sunah tersebut wajib diutamakan. Perihal ini cocok dengan sabda Rasulullah SAW berikut: عَنْسَمُرَةَبْنِجُنْدَبٍاَنَّرَسُوْلَاللهِصقَالَ:كُلُّغُلاَمٍرَهِيْنَةٌبِعَقِيْقَتِهِتُذْبَحُعَنْهُيَوْمَسَابِعِهِوَيُحْلَقُوَيُسَمَّى “ Dari Samurah bin Jundab ia mengatakan: Rasulullah bersabda: Tiap balita tergadai dengan aqiqahnya, disembelihkan( kambing) untuknya pada hari ke 7, dicukur serta diberi nama.”( Shahih, Hadits Riwayat Abu Dawud 2838, Tirmidzi 1552, Nasa’ I 7/ 166, Ibnu Majah 3165, Ahmad 5/ 7- 8, 17- 18, 22, Angkatan darat(AD) Darimi 2/ 81, serta lain- lainnya) Gimana ketentuan serta tata metode aqiqah cocok sunnah? Ketentuan serta Tata Metode Aqiqah Ketentuan Serta Syarat AQIQAH Aqiqah terkategori ke dalam sunnah yang diutamakan. Waktu yang pas buat ...